JAKARTA, NARAYA Media – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menunjukkan komitmennya dalam mengembalikan kerugian negara melalui lelang barang rampasan dari perkara tindak pidana korupsi yang telah berkekuatan hukum tetap (inkrah).
Bekerja sama dengan KPKNL Jakarta III dan KPKNL Tangerang I, KPK siap melepas 25 lot aset dengan total nilai limit mencapai Rp26,2 miliar.
Jaksa Eksekusi KPK, Fransman R. Tamba, menyatakan bahwa lelang yang dijadwalkan pada Rabu (11/3) ini merupakan bagian penting dari strategi asset recovery.
“Pelaksanaan lelang ini menjadi bagian dari upaya optimalisasi pemulihan aset hasil tindak pidana korupsi, sekaligus bentuk komitmen transparansi dalam pengelolaan barang rampasan negara,” ujar Frans di Jakarta, Senin (9/3) kemarin.
Gadget Murah hingga Aset Miliaran
Daftar barang yang ditawarkan sangat beragam, menyasar berbagai segmen peminat. Bagi pemburu barang elektronik, tersedia iPhone Xs Max 256 GB dengan harga limit yang sangat kompetitif, yakni mulai dari Rp1,8 juta.
Di sisi lain, bagi investor properti, KPK menawarkan aset bernilai fantastis berupa paket dua bidang tanah dan bangunan gudang yang berlokasi di Selapajang Jaya, Kota Tangerang. Properti ini menjadi primadona lelang kali ini dengan nilai limit sebesar Rp6,8 miliar.
Selain itu, beberapa barang diprediksi akan menjadi rebutan berdasarkan hasil aanwijzing (peninjauan barang) di Gedung Rupbasan KPK, Jakarta, pada 5 Maret lalu, melipuiti:
- Mobil Toyota B 1590 DKX: Limit Rp334 juta
- Honda HR-V 1.5 E CVT (2017): Limit Rp103 juta
- Tas Mewah LOEWE Puzzle Small Pink: Limit Rp10,6 juta
Mekanisme Lelang
KPK memastikan seluruh barang dalam kondisi terawat karena disimpan dengan baik di Rupbasan KPK. Masyarakat yang berminat dapat berpartisipasi secara daring melalui mekanisme open bidding di laman resmi https://lelang.go.id/.
Poin penting bagi calon peserta:
- Batas Akhir Penawaran: Rabu, 11 Maret 2026, pukul 10.00 WIB.
- Uang Jaminan: Wajib disetorkan paling lambat satu hari sebelum penutupan penawaran.
- Katalog Lengkap: Rincian lot dapat diakses melalui https://bit.ly/kataloglelangmaretkpk.
“Mudah-mudahan terjual semua,” harap Frans, menekankan bahwa setiap rupiah yang dihasilkan akan langsung masuk ke kas negara sebagai penerimaan negara bukan pajak (PNBP). (*)