3 Jurus Pamungkas Mendiktisaintek Hadapi Disrupsi Global, Apa Saja?

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto. (NARAYA Media/Dok. Setpres)

JAKARTA, NARAYA Media – Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto menegaskan penguatan sains dan teknologi, sinergi lintas sektor. Serta kolaborasi internasional merupakan elemen penting dalam menghadapi disrupsi global yang semakin kompleks.

Dalam keterangan di Jakarta, Minggu (26/4), Mendiktisaintek menyoroti unia saat ini menghadapi dinamika global yang penuh ketidakpastian dan berdampak langsung pada sektor perdagangan, impor, energi, serta rantai pasok.

Dalam konteks tersebut, lanjut Mendiktisaintek, Indonesia dinilai memiliki posisi yang cukup kuat. Namun, tetap harus memperkuat kesiapan nasional agar mampu merespons perubahan global secara cepat, terukur, dan strategis.

“Kita tetap harus menghadapi situasi ini dan tentu saja teknologi serta pengembangan ilmu pengetahuan akan menjadi fondasi yang sangat penting dalam pembangunan kita ke depan,” kata Brian.

Penguatan Ekosistem

Ia menekankan tantangan global tidak cukup dijawab hanya dengan respons jangka pendek. Indonesia perlu membangun fondasi jangka panjang melalui penguasaan ilmu pengetahuan, inovasi teknologi dan transformasi struktural yang mampu memperkuat daya tahan nasional.

Hal ini selaras dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang memberikan perhatian besar pada penguatan kemandirian strategis nasional. Terutama pada sektor-sektor yang masih rentan, termasuk energi.

Bagi Kemdiktisaintek, penguatan ekosistem sains dan teknologi menjadi bagian penting dalam upaya menjawab tantangan global.

“Perguruan tinggi, lembaga riset, pemerintah, dan dunia industri perlu terus diperkuat keterhubungannya agar riset dan inovasi dapat berkontribusi nyata dalam perumusan kebijakan maupun penyelesaian persoalan strategis bangsa,” ucapnya.

Oleh karena itu, Mendiktisaintek berharap para pemangku kepentingan terkait dalam bidang ketahanan nasional dapat bertemu untuk memperkuat kolaborasi dan melahirkan tindak lanjut yang konkret. (*)

Share This Article

Related Posts