Jakarta, NARAYAMedia.com – Ketua Harian Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) Tri Suswati menjelaskan langkah strategis yang dilakukannya untuk memfasilitasi para perajin lokal yang merupakan binaan Dekranas Daerah (Dekranasda) agar menambah daya saing sehingga karya-karyanya dapat menembus pasar global.
Menurut Tri, strategi utama Dekranas untuk mewujudkan visi tersebut adalah dengan mengoptimalkan peran kementerian dan lembaga pemerintah yang berafilisasi dengan Dekranas untuk memperluas jangkauan ekspor produk-produk buatan perajin lokal.
“Mitra kami adalah pemerintah dan lembaga-lembaga swasta yang bisa menembus pasar global tersebut. Lewat jaringan Dekranasda kami mengkurasi produk perajin dari pelosok tanah air agar bisa masuk dalam program-program kementerian terkait,” kata Tri Suswati dalam konferensi pers Kriyanusa 2026 di Kantor Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi), Jakarta Pusat, Jumat (18/9).
Tri mencontohkan beberapa kementerian dan lembaga yang aktif berkolaborasi dengan Dekranas untuk memboyong karya-karya perajin lokal ke pasar global di antaranya ada Kementerian Perdagangan, Kementerian Perindustrian, serta Bank Indonesia.
Ada juga kolaborasi dengan Trade Expo Indonesia (TEI) yang dikenal sebagai salah satu ajang pameran di Indonesia dengan jangkauan ekspornya yang luas.
Untuk mendorong terciptanya daya saing usaha yang sehat dari para perajin lokal, Dekranas juga kerap menghadirkan kompetisi termasuk dalam pameran kesenian Kriyanusa 2026 yang bakal berlangsung pada 26-30 September 2026 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Pusat.
Dalam Kriyanusa 2026 kompetisi digelar bertajuk Lomba Produk Kriya Potensial 2026 yang dapat diikuti oleh seluruh peserta yang mengisi booth di pameran itu terdiri atas delapan kategori kriya yaitu keramik, serat alam, kayu, kain, batuan, logam, bahan alam lainnya, serta bahan olahan lainnya.
“Kami memberikan kesempatan bagi mereka (perajin lokal) untuk ikut dalam lomba produk-produk potensial. Karena produk-produk yang terpilih itu nantinya akan mendapatkan kesempatan juga mengikuti pameran-pameran yang lebih luas tidak hanya di dalam negeri tapi juga di luar negeri,” kata Tri.
Kriyanusa 2026 mengangkat tema “Cipta Kriya Berkelanjutan, Perajin Mendunia” akan diikuti oleh 257 peserta yang merupakan perajin dari berbagai kota/kabupaten di Indonesia serta menghadirkan 410 booth untuk dieksplorasi oleh pengunjung. (*)