Jakarta, NARAYAMedia.com – Bupati Cup 2026 Season III Assalam Tournament Mini Soccer resmi dibuka di Lapangan Mini Soccer Pondok Modern Assalam Putri, Desa Sukaharja, Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, Senin (28/9/2026).
Mengusung tema “Play with Passion, Win with Character”, turnamen ini menjadi salah satu wadah pembinaan. Termasuk pengembangan potensi anak-anak di bidang olahraga. Khususnya sepak bola usia pelajar.
Pembukaan turnamen dihadiri Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas, unsur Dinas Pendidikan, Dinas Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disbudpora), Forkopimcam Warungkiara, jajaran Pondok Modern Assalam, para kepala sekolah, peserta turnamen serta tamu undangan lainnya.
Pimpinan Pondok Modern Assalam, KH. Encep Hadiana, dalam keterangannya menyampaikan apresiasi kepada Wakil Bupati Sukabumi yang telah meluangkan waktu untuk hadir langsung dalam kegiatan tersebut.
Menurutnya, kehadiran pemerintah daerah merupakan bentuk perhatian terhadap pembinaan generasi muda, khususnya anak-anak yang memiliki potensi di bidang olahraga.
“Kami tentu ingin mengucapkan ribuan terima kasih kepada Pak Wakil Bupati yang sudah berkenan hadir. Kita tahu betul kegiatan beliau begitu sangat padat, tetapi beliau menyempatkan waktu untuk bisa hadir ke tengah-tengah kita,” ujar KH. Encep, dikutip NARAYAMedia.com.
Ia berharap dukungan dan perhatian pemerintah terhadap pembinaan olahraga di Kabupaten Sukabumi dapat terus diperkuat sehingga potensi anak-anak daerah bisa dikembangkan secara berkelanjutan.
“Doa kami yang terbaik, Pak Wakil. Semoga Allah SWT memberikan kesehatan, kekuatan, kesabaran dan keberkahan di setiap kegiatan yang dilakukan oleh Pak Wakil Bupati,” katanya.
Encep menegaskan, Pondok Modern Assalam berkomitmen untuk terus bersinergi dan berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Sukabumi, terutama dalam memfasilitasi anak-anak yang memiliki potensi di bidang olahraga.
Ia kemudian menceritakan awal mula digelarnya turnamen mini soccer di Pondok Modern Assalam. Gagasan tersebut bermula dari komunikasi dengan mantan Bupati Sukabumi Marwan Hamami pada 2024.
Saat itu, menurut KH. Encep, Marwan Hamami mendorong Pondok Modern Assalam untuk ikut berkontribusi dalam memberikan ruang bagi anak-anak tingkat SD dan SMP atau sederajat agar memiliki wadah untuk mengembangkan potensi.
“Ketika itu Pak Marwan memanggil kita. Beliau menyampaikan, kira-kira apa yang bisa dilakukan Assalam untuk anak-anak tingkat SD atau yang sederajat, SMP atau yang sederajat,” tuturnya.
Dari pembicaraan tersebut, pihak Assalam kemudian melihat olahraga sebagai salah satu bidang yang dapat dikembangkan. Mini soccer dipilih karena dinilai memiliki daya tarik sekaligus dapat menjadi sarana pembinaan anak-anak sejak usia dini. Menurutnya, penyelenggaraan turnamen tersebut tidak semata-mata mengejar pertandingan dan kemenangan.
Bibit Muda Potensial
Lebih dari itu, kegiatan diharapkan mampu menjadi bagian dari proses pencarian dan pembinaan bibit-bibit atlet potensial di Kabupaten Sukabumi.
“Kami mencoba melangkah untuk menuju ke sana. Memang kontribusi Assalam untuk Kabupaten Sukabumi tidak besar, tetapi kami mencoba memberikan ruang dan fasilitas bagi anak-anak yang mempunyai potensi,” ungkapnya. Dalam kesempatan tersebut, KH. Encep juga mengungkapkan adanya tindak lanjut bagi peserta yang menunjukkan prestasi selama mengikuti kompetisi.
Pihaknya telah berkoordinasi dengan KONI agar anak-anak yang memiliki kemampuan dan prestasi dapat diinventarisir untuk mendapatkan pembinaan lebih lanjut. “Sudah kita sepakati, nanti anak-anak yang punya prestasi akan diinventarisir,” jelasnya.
Tak hanya pembinaan olahraga, Pondok Modern Assalam juga menyiapkan program beasiswa pendidikan bagi anak-anak berprestasi.
Ia mengatakan, program tersebut menjadi salah satu bentuk penghargaan sekaligus upaya menjaga semangat anak-anak agar terus mengembangkan kemampuan mereka, baik di bidang olahraga maupun pendidikan. “Anak-anak yang punya prestasi nanti kita akan memberikan program beasiswa di Assalam,” katanya.
Lebih lanjut, Pondok Modern Assalam juga berencana meluncurkan pesantren khusus tahfiz pada periode 2027. Program tersebut menjadi bagian dari upaya memberikan kesempatan pendidikan kepada anak-anak yang memiliki potensi dan prestasi. Menurut KH. Encep, anak-anak yang memenuhi kriteria akan mendapatkan fasilitas pendidikan secara penuh selama menempuh pendidikan tingkat SMP hingga SMA di Pondok Pesantren Assalam.
“Ini salah satu faktor reward agar mereka terus punya semangat yang tinggi. Salah satu hal yang menjadikan kegiatan olahraga kita tidak berkembang adalah karena tidak ada keberlanjutan,” ujarnya.
Ia berharap keberadaan program pembinaan olahraga yang terintegrasi dengan pendidikan tersebut dapat menjadi model pembinaan berkelanjutan. Anak-anak tidak hanya diberikan kesempatan bertanding, tetapi juga mendapatkan ruang untuk berkembang dan melanjutkan pendidikan.
KH. Encep menilai, pembinaan olahraga membutuhkan kesinambungan agar potensi yang dimiliki anak-anak tidak berhenti setelah sebuah turnamen selesai. Karena itu, Assalam berupaya membangun ekosistem pembinaan yang menghubungkan kompetisi, pemantauan bakat, pembinaan prestasi dan kesempatan pendidikan.
“Kami insya Allah akan menapaki cita-cita kita ini. Semoga Kabupaten Sukabumi menjadi kabupaten yang mubarakah, dan salah satu pengejawantahan dari keberkahan itu adalah potensi anak-anak di bidang olahraga bisa kita fasilitasi,” pungkasnya.
Bupati Cup 2026 Season III Assalam Tournament Mini Soccer diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi antarpelajar, tetapi juga menjadi momentum untuk menemukan bibit-bibit muda potensial sekaligus membangun karakter melalui olahraga.
Dengan semangat “Play with Passion, Win with Character”, peserta diharapkan mampu menunjukkan kemampuan terbaik di lapangan dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas, disiplin dan karakter positif. (*)