6 Tahun AFK Beauty Berjalan: Transformasi Bisnis, Hijrah, dan Dedikasi

Pemilik AFK Beauty Skin Clinic Ade Fitrie Kirana. (Naraya Media/Dok.pribadi)

JAKARTA, Naraya Media – Perjalanan enam tahun membangun kerajaan bisnis kecantikan bukan waktu yang singkat bagi Ade Fitrie Kirana. Sejak mendirikan AFK Beauty Skin Clinic tahun 2019 silam, eks bintang sinetron Raden Kian Santang ini telah melewati berbagai fase krusial. Mulai dari tantangan pandemi hingga proses spiritual atau hijrah yang mengubah cara pandangnya dalam berbisnis.

Memulai bisnis tepat sebelum krisis global, Ade mengakui bahwa AFK Beauty Skin Clinic sempat terdampak pandemi Covid-19. Namun, bagi Ade, menjadi pengusaha adalah tentang kemampuan untuk bersikap adaptif dan bertransformasi.

Ia tidak hanya fokus pada profit, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat melalui program Sahabat AFK untuk membantu mereka yang terdampak kesulitan finansial selama masa sulit tersebut.

Filosofi Bisnis Pasca Hijrah

Keputusan untuk berhijrah memberikan warna baru pada lini bisnisnya. Ade menekankan bahwa merawat diri adalah bentuk syukur dan tanggung jawab perempuan, namun harus dilakukan dengan cara yang aman, halal, dan tidak berlebihan.

Di kliniknya di Jalan Bangka Raya, Jakarta Selatan, ia menerapkan standar kejujuran yang tinggi. Bahkan ia berani menolak pasien jika prosedur yang diminta dirasa belum dibutuhkan atau tidak sesuai dengan kondisi medis pasien.

Memasuki usia ke-6 di tahun 2026, AFK Beauty Skin Clinic telah berevolusi menjadi klinik yang mengedepankan edukasi dan pendampingan pasca-perawatan (sistem repeat order untuk pemantauan berkala).

Ade mengungkapkan bahwa keberhasilannya bertahan di tengah kompetisi yang ketat adalah berkat prinsip menjaga amanah dan kepercayaan pelanggan yang selalu ia utamakan. (*)

Penulis: Ceppy F. Bachtiar

Share This Article

Related Posts