JAKARTA, Naraya Media – Bagi Ade Fitrie Kirana, kesuksesan AFK Beauty Skin Clinic hingga memasuki tahun 2026 bukan sekadar pencapaian angka atau popularitas. Di balik kokohnya bisnis yang berlokasi di Jalan Bangka Raya, Jakarta Selatan ini, terdapat prinsip kuat yang dipegang teguh oleh sang pendiri: menjadikan bisnis sebagai ladang ibadah dan wasilah untuk berbuat baik.
Pasca berhijrah, Ade mentransformasi total visi bisnisnya. Baginya, mempertahankan kualitas layanan adalah bentuk kejujuran kepada Allah SWT. Hal ini ia wujudkan dengan memastikan seluruh produk AFK Beauty Skincare terjamin kehalalannya dan aman secara medis.
Ade percaya bahwa keuntungan materi akan mengikuti jika keberkahan menjadi prioritas utama dalam melayani pasien. Dalam menjalankan operasional klinik, Ade menerapkan standar etika yang tinggi. Ia sering menekankan kepada tim medisnya bahwa setiap pasien adalah amanah.
Prinsip untuk memberikan edukasi jujur–meskipun harus menolak tindakan yang diminta pasien demi keamanan medis–adalah implementasi dari nilai-nilai agama yang mengutamakan keselamatan dan kemaslahatan bersama.
Keseimbangan Dunia-Akhirat
Menjaga keberlangsungan bisnis selama enam tahun di tengah persaingan ketat butuh ketenangan batin. Ade rutin menyeimbangkan aktivitas bisnis dengan kegiatan sosial melalui Yayasan Perlindungan Perempuan dan Anak (YPPA).
Menurutnya, bisnis yang berjalan seiring dengan ketaatan akan memberikan ketenangan dalam menghadapi pasang surut usaha.
Inovasi teknologi yang ia hadirkan di AFK Beauty Skin Clinic selalu disandarkan pada niat untuk membantu perempuan Indonesia bersyukur atas anugerah kecantikan yang dimiliki dengan cara yang tepat dan tidak berlebihan.
Dengan konsistensi menjalankan “bisnis berbasis langit” ini, AFK Beauty Skin Clinic di tahun 2026 tidak hanya dikenal sebagai pusat estetika. Tetapi juga sebagai institusi bisnis yang memiliki jiwa dan integritas spiritual yang kuat. (*)
Penulis: Ceppy F. Bachtiar