Ternyata Ini Alasan Sebenarnya X Menutup Fitur Komunitas.. Bukan Cuma Sepi!

Ilustrasi fitur komunitas di platform X. (NARAYA Media/Dok. ist)

JAKARTA, NARAYA Media Platform X menutup Communities atau Komunitas dengan alasan fitur yang diluncurkan tahun 2021 sebagai ruang interaksi pengguna berdasarkan minat itu tidak banyak digunakan. Kemudian, sulit dikelola, dan dibanjiri spam.

Kepala Produk X Nikita Bier mengatakan, fitur yang tidak banyak digunakan itu justru menjadi tempat spam, penipuan, dan penyebaran malware di platform.

“Komunitas punya visi yang bagus. Tetapi, digunakan kurang dari 0,4 persen pengguna. Namun menyumbang 80 persen laporan spam, penipuan finansial, dan malware di X,” ucapnya. dikutip dalam siaran TechCrunch, Kamis (23/4) lalu.

Segelintir Komunitas yang masih bertahan, menurutnya, lebih banyak digunakan sebagai saluran akuisisi audiens bagi kreator di luar X atau komunitas pembuat klip berbayar.

Dengan kata lain, Komunitas seringkali tidak digunakan untuk tujuan aslinya, tetapi dijadikan sebagai sarana untuk mengarahkan lalu lintas ke konten kreator di luar platform X.

Ditutup 6 Mei 2026

Fitur Komunitas di X akan ditutup mulai 6 Mei 2026. Admin komunitas diberi waktu untuk memindahkan anggotanya ke fitur grup obrolan baru. Perusahaan telah memperpanjang batas waktu migrasi anggota Komunitas sampai 30 Mei 2026.

Guna menghadapi masuknya anggota Komunitas X, layanan pesan XChat di aplikasi akan mendukung tautan “yang dapat diikuti” untuk obrolan grup.

Tautan publik itu dapat dibagikan dan disematkan di lini masa X dengan kapasitas hingga 500 anggota. Rencananya ditingkatkan menjadi 1.000 anggota dalam beberapa pekan ke depan.

Selain itu, X meluncurkan fitur Custom Timelines bagi pelanggan Premium. Fitur ini memungkinkan pengguna menyematkan sejumlah umpan topik khusus di tab beranda yang dipersonalisasi berdasarkan bagaimana mereka berinteraksi dengan X. (*)

Share This Article

Related Posts