JAKARTA, NARAYA Media – Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) melakukan studi banding ke Bidang Humas (Bidhumas) Polda Metro Jaya dalam rangka memperkuat strategi komunikasi publik di tengah perkembangan informasi digital.
Ketua Tim Humas PPATK Tri Andrianto mengapresiasi materi yang disampaikan dalam kegiatan tersebut. Ia mengaku mendapatkan banyak pembelajaran terkait pengelolaan komunikasi publik.
“Kami mendapat banyak wawasan baru terkait strategi komunikasi publik, khususnya di era digital,” kata Tri dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (3/4), dikutip dari Antara.
Dia berharap ke depan, kerja sama antara PPATK dan Bidhumas Polda Metro Jaya dapat terus terjalin demi penguatan fungsi kehumasan.
“Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan kedua institusi dalam menghadapi tantangan komunikasi publik yang semakin dinamis,” kata Tri.
Pengelolaan Media Digital
Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan komunikasi publik harus dilakukan secara cepat, tepat, dan berbasis fakta. Tujuannya agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.
“Informasi yang disampaikan ke publik harus akurat, berimbang, dan mudah dipahami,” tukas Budi dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (3/4).
Menurut Budi, pengelolaan media digital merupakan salah satu kunci dalam menghadapi derasnya arus informasi saat ini. “Selain itu, sinergi internal dan sistem komunikasi satu pintu dinilai penting untuk menjaga konsistensi informasi,” ungkap Budi.
Studi banding tersebut dilaksanakan di Ruang M2C Bidhumas Polda Metro Jaya, Jakarta, pada Kamis (2/4), yang dipimpin langsung oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto dan diikuti jajaran Bidhumas serta tim Humas PPATK. (*)