Diplomasi Jalan Buntu! Iran Tolak Proposal 15 Poin AS, Ketegangan Global Memanas

Washington, NARAYA Media – Kegagalan mencapai kesepakatan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran, dinilai lebih merugikan Teheran dibandingkan Washington.

“Kabar buruknya adalah kami belum mencapai kesepakatan. Dan saya pikir ini merupakan kabar yang jauh lebih buruk bagi Iran dibandingkan bagi Amerika Serikat,” kata Wakil Presiden AS J.D. Vance. kepada media usai perundingan, dikutip dari Antara, Minggu (12/4).

Vance yang merupakan Ketua Delegasi AS dalam pembicaraan dengan Iran di Islamabad, Pakistan itu juga menyebut AS telah menunjukkan fleksibilitas yang cukup selama proses negosiasi dengan Iran.

Ia menegaskan, Washington telah jelas menyampaikan garis merah dan ruang kompromi dalam perundingan itu.

Kata Vance, Iran memutuskan untuk tak menerima persyaratan yang diajukan AS.

“Mereka telah memilih untuk tidak menerima syarat kami,” katanya.

Senjata Nuklir

Ia menambahkan, AS tetap berharap Iran berkomitmen untuk tak mengembangkan senjata nuklir dalam jangka panjang.

“Pertanyaan sederhana, apakah kita melihat komitmen mendasar dari Iran untuk tidak mengembangkan senjata nuklir, bukan hanya sekarang atau dua tahun ke depan, tetapi untuk jangka panjang? Kami belum melihatnya. Kami berharap akan melihatnya,” ucap Vance.

Vance juga menegaskan, tawaran yang diajukan AS dalam perundingan terbaru adalah tawaran final dan terbaik.

“Kami meninggalkan tempat ini dengan usulan sangat sederhana, metode pemahaman yang merupakan tawaran final dan terbaik kami,” katanya di Islamabad usai perundingan.

Ia kembali menekankan, posisi AS telah disampaikan jelas dalam negosiasi itu.

“Kami telah menjelaskan sangat jelas apa saja garis merah kami. Hal-hal yang dapat kami akomodasi dan yang tak dapat kami akomodasi. Kami telah menyampaikan sejelas mungkin, namun mereka memilih tidak menerima syarat kami,” papar Vance. (*)

Share This Article

Related Posts