Tangerang, NARAYA Media – Kementerian Ekonomi Kreatif (Ekraf) sebut ekosistem ekonomi kreatif di subsektor kuliner, terutama usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di bidang bakery dan cake saat ini terus tumbuh dan membuka banyak peluang usaha bagi masyarakat.
Kepala Subdirektorat Pemasaran dan Komersialisasi Arsitektur dan Desain, Kementerian Ekraf Linda Emilda di Tangerang, Minggu (21/6) mengatakan subsektor kuliner bidang bakery dan cake dapat menumbuhkan berbagai kegiatan kolaboratif yang mampu mendorong kreatifitas dan meningkatkan daya saing.
Karena itu, Kementerian Ekonomi Kreatif mendorong dan mendukung UMKM bidang bakery dan cake dapat terus berkembang. Apalagi banyak ragam makanan yang dapat diolah dan bermacam-macam hasilnya.
“Apalagi dalam acara Festival Kuliner Nusantara perayaan 18 tahun Sekarwangi Cake menghadirkan sesuatu yang unik yakni kue sepanjang 18 meter yang merepresentasikan kekayaan budaya Nusantara. Ini melibatkan banyak orang dan menandakan usaha ini tumbuh,” ucap Linda Serpong Tangerang, Provinsi Banten, Minggu (21/6).
Baker di Berbagai Negara
Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah menambahkan sangat mengapresiasi Sekarwangi Cake yang menghadirkan ragam Nusantara dalam bentuk kuliner.
Hadirnya 18 pembuat kue dari berbagai daerah yang berkolaborasi menghias kue, bukan hanya untuk menunjukkan kreativitas, namun juga perbedaan itu sebuah kekuatan yang bisa menghasilkan sesuatu yang unik dan luar biasa
“Kreativitasnya luar biasa. Ini bukan hanya bentuk kreativitas biasa tapi menunjukkan bahwa perbedaan prinsip, ide dan pemikiran dengan tujuan yang sama akan menciptakan sesuatu yang luar biasa dan unik,” kata Intan.
Pendiri Sekarwangi Cake, yakni Ni Kadek Oktari Anggia Sekarwangi mengatakan selama hampir dua dekade, Sekarwangi Cake telah berkembang dari usaha rumahan menjadi salah satu nama yang dikenal dalam industri customized cake Indonesia.
Berbagai karya yang dihasilkan telah menjadi bagian dari momen penting banyak keluarga Indonesia, termasuk untuk berbagai tokoh nasional, publik figur, serta acara-acara berskala besar. “Melalui karya ini kami ingin menunjukkan bahwa baker Indonesia memiliki kreativitas, teknik, dan kualitas yang tidak kalah dengan baker di berbagai negara lain,” ujar Sekar. (*)