Pengusaha Lokal Cuma Jadi Penonton? Caketum HIPMI Ini Bongkar Solusi Radikalnya

Calon Ketua Umum (Caketum) BPP HIPMI periode 2026-2029 Reynaldo Bryan bersama Ketua Umum BPP HIPMI Akbar Himawan Buckaroo dan Kaesang Pangarep saat menghadiri silaturahmi akbar bertajuk "Malam Kolaborasi Daerah" di Jakarta, Jumat (15/5). (NARAYA Media/Dok. ANTARA/HO-Dok.pribadi)

Jakarta, NARAYA Media – Calon Ketua Umum (Caketum) BPP HIPMI periode 2026-2029 Reynaldo Bryan, berkomitmen menghapus dikotomi pusat dan daerah. Serta mendorong pengusaha lokal menjadi pameran utama dalam target pertumbuhan ekonomi nasional.

Menurutnya, tak ada perbedaan antara HIPMI daerah atau kota. HIPMI, kata Reynaldo, harus jadi lokomotif utama untuk mengejar pertumbuhan ekonomi delapan persen.

“Tidak ada rumus pertumbuhan ekonomi yang berhasil kalau kita tidak menumbuhkan pengusaha-pengusaha muda baru di daerah. Mengapa? Karena jumlah pengusaha baru kita saat ini masih kurang. Itulah mengapa visi yang kita bawa adalah P.A.T.E.N,” katanya, dałam keterangan di Jakarta, Sabtu (16/5), dikutip dari Antara.

Demikian ia sampaikan dalam silaturahmi bertajuk “Malam Kolaborasi Daerah” di Jakarta, Jumat (15/5) malam. Mengusung semangat “Kolaborasi Daerah untuk Indonesia”, acara yang diinisiasi oleh Reynaldo itu tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi, melainkan panggung pembuktian visi yang menyatukan.

Lebih lanjut, Reynaldo juga memaparkan bahwa untuk mendapat kepercayaan di sektor-sektor strategis pemerintahan, pengusaha muda harus membangun kapasitas yang kuat.

“Kalau kita buat satu ekosistem, kita berdayakan, dan naikkan kelasnya, kita akan siap. Pengusaha itu harus punya nilai yang kuat, harus konkret. Kalau kita mau dipercaya, bisnis kita juga harus konkret. Saya berharap ke depan akan ada lebih banyak lagi pengusaha daerah yang bisa memimpin sebagai ketua umum sehingga pemerataan benar-benar berjalan dengan baik,” ujarnya.

Kaesong Pangarep

Ketua Umum Badan Pengurus Daerah (BPD) HIPMI Sulawesi Tengah Muhammad Fakhri Fadhlurrahman menyatakan Reynaldo adalah figur yang sangat peka terhadap dinamika di lapangan.

“Ketum Rey sangat mengerti, perhatian, dan peduli dengan sesama pengusaha daerah, baik terkait permasalahan maupun potensi yang dimiliki masing-masing wilayah. Visi misi P.A.T.E.N yang beliau bawa sudah sepenuhnya sesuai dengan apa yang menjadi kebutuhan HIPMI ke depannya. Visi maupun misinya sangat relevan dan sangat dibutuhkan juga oleh daerah-daerah,” ungkap Fakhri.

Sementara, mantan Ketua Umum BPP HIPMI Adi Putra Darmawan Tahir, menyoroti esensi persaudaraan dan keberanian dalam ber-HIPMI.

“Kita di HIPMI ini membangun persaudaraan. Nanti, caketum harus selalu diingatkan bahwa yang dibangun itu adalah persaudaraan dan kita harus selalu bersatu. Ujian sejati di HIPMI itu adalah berani maju, dan caketum Rey telah melaksanakan keberanian itu,” kata Adi.

Selain para Ketua Umum BPD HIPMI dari berbagai daerah, hadir pula tokoh muda nasional Kaesang Pangarep, Ketua Umum BPP HIPMI Akbar Himawan Buchari. Serta jajaran eks Ketua Umum BPP HIPMI.

Reynaldo mengapresiasi seluruh tokoh dan Ketua BPD HIPMI yang hadir. Ia juga merefleksikan perjalanan panjangnya yang murni berangkat dari perjuangan kader daerah.

“Kisah saya dimulai dari sembilan tahun lalu di masa Ketum Bahlil (Lahadalia), berangkat dari BPD HIPMI Papua Barat. Saya berproses menjadi Bendahara Umum BPD HIPMI Papua Barat. Lalu, dipertemukan dengan Ketum Akbar Himawan Buchari hingga hari ini berdiri di sini mencalonkan diri sebagai Ketua Umum BPP HIPMI,” jelas Rey. (*)

Share This Article

Related Posts