JAKARTA, Naraya Media – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan akan menyisir anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) pekan depan.
Ditemui di Jakarta, Selasa (20/1), Purbaya mengatakan anggaran MBG tahun ini tetap dialokasikan Rp335 triliun. Namun, dirinya akan mengevaluasi rencana anggaran untuk memastikan dana terserap optimal.
“Minggu depan akan saya lihat line per line anggaran mereka. Nanti kami lihat mana yang double counting,” ujar Purbaya, di Jakarta, Selasa (20/1).
Ia mencontohkan rencana anggaran MBG tahun 2025, yang mengalokasikan dana untuk pembelian kendaraan bermotor roda dua untuk mendukung implementasi program.
Namun, masih ada kendaraan yang belum terdistribusi hingga akhir tahun anggaran.
“Lumayan bisa saya coret (pos anggaran). Tapi saya akan lihat, masih ada atau nggak (pos anggaran) itu,” tambahnya.
Melihat realisasi tahun lalu, Purbaya memperkirakan penyerapan anggaran program MBG tahun ini juga tidak terserap penuh, dengan proyeksi penyerapan setidaknya berkisar Rp200 triliun.
“Kalau kami hitung, paling Rp200 triliun juga cukup mungkin. Tapi nanti kami lihat. Kami akan lihat yang inefisien saja. Tapi program itu program bagus, kami akan dukung supaya jalannya maksimal,” tambahnya.
Berdasarkan perhitungan sementara Kementerian Keuangan, program MBG menyerap anggaran Rp51,5 triliun per 31 Desember 2025.
Ini setara 72,5 persen dari pagu Rp71 triliun pada APBN 2025. Nilai manfaat yang langsung diterima oleh masyarakat Rp43,3 triliun.
Anggaran itu disalurkan untuk penyediaan makanan bergizi bagi siswa, balita, ibu hamil/menyusui, serta guru dan tenaga kependidikan di Indonesia. (*)