Refleksi Akhir Tahun Imelda Budiman: Antara Pencapaian 2025 dan Target 2026

Imelda Budiman dan keluarga. (Naraya Media/Dok.pribadi)

JAKARTA, Naraya Media – Diaspora Imelda Budiman mempunyai resolusi atau harapan pada momen Natal 2025 dan tahun baru 2026 nanti. Bagi Imelda, Natal adalah momen untuk kembali ke hal yang paling utama. Antara lain bersyukur dan mengingat kasih Tuhan lewat kelahiran Yesus yang membawa keselamatan dan harapan bagi umat manusia.

“Di tengah kesibukan dan berbagai tantangan hidup, Natal jadi waktu untuk berhenti sejenak. Menarik napas dan mengingat bahwa harapan itu selalu ada,” kata Imelda Budiman.

Sejatinya, perayaan Natal bagi umat Kristiani tidak hanya identik dengan pohon cemara dan tukar kado. Tetapi, juga diwarnai oleh tradisi pemeluknya.

“Tradisi kami sebenarnya sederhana. Biasanya, malam tanggal 24 kami ibadah Natal. Lalu, quality time bareng anak-anak. Pagi, tanggal 25 lanjut tukar kado dan makan siang Bersama,” jelas kata Imelda, yang belum lama ini karyanya masuk nominasi AIFFA 2025 di kategori Best Suporting Actress di film Buen (Way Back Home) pada 12-15 November 2025.

Namun, perayaan Natal tahun ini agak special. Pasalnya, artis yang pernah berakting dalam film Matadewa dan Pariban: Idola dari Tanah Jawa itu, akan travelling sekeluarga ke Prancis selama delapan hari.

“Dua anak saya yang besar sudah bekerja dan tinggal di New York. Jadi, waktu paling memungkinkan untuk kumpul lama memang biasanya di Thanksgiving dan Natal. Itu sebabnya kami selalu usahakan bisa liburan bareng di momen ini,” tambah Imelda yang telah hampir 28 tahun menetap di Amerika Serikat ini.

Film Tentang Mental Health
Tidak sendiri, ada pesan natal khusus yang Imelda bagikan kepada orang lain di tahun ini. “Pesan Natal saya sederhana: jangan kehilangan harapan. Dunia memang sering terasa berat dan penuh ketidakpastian. Tapi, kelahiran Kristus selalu mengingatkan kita bahwa terang lebih kuat daripada kegelapan,” ujarnya.

Semoga Natal ini, lanjut Imelda, bisa menjadi momen untuk saling menguatkan dan memperbaiki hubungan. Serta menumbuhkan kasih—dimulai dari keluarga, lalu meluas ke sekitar kita.

Setelah perayaan Natal 2025, dan menjelang pergantian tahun, tidak sedikit orang melakukan evaluasi diri untuk menyambut lembaran baru. Terlebih, momen berkesan dan membekas sepanjang 2025.

“Buat saya, momen paling berkesan di 2025 adalah melihat keluarga kami tetap berjalan bersama, bertumbuh, dan terus belajar. Meskipun tidak selalu sempurna. Sebagai seorang ibu, melihat anak-anak bertumbuh dengan karakter yang baik itu already a big blessing. Itu pencapaian terbesar buat saya,” paparnya.

Puji Tuhan juga, lanjut Imelda, di tahun ini, Shanaya Films bekerja sama dengan Avarta Media akan segera memproduksi film true story bertema mental health berjudul ‘9 Aku, Love Heals. “Itu sesuatu yang sangat saya syukuri,” katanya.

Oleh karena itu, mendekati penghujung tahun dan membuka 2026, ia ingin lebih hadir.

“Buat Tuhan, buat keluarga, dan buat orang-orang di sekitar saya. Lebih sabar, lebih bijak, dan lebih peka. Saya percaya, kalau kita setia menjalani proses dan terus berjalan bersama Tuhan, hal-hal baik akan mengikuti dengan sendirinya,” tukas Imelda yang juga merupakan Runner Up Mrs Asia USA 2013 itu. (*)

Share This Article

Related Posts