Jakarta, NARAYAMedia.com – Harga Pertamax dan BBM nonsubsidi lainnya berpotensi berada di kisaran Rp18 ribu – Rp20 ribu per liter jika harga minyak dunia terus bertahan tinggi. Kondisi tersebut dipengaruhi eskalasi konflik di Timur Tengah.
Direktur Pemasaran Ritel Pertamina Patra Niaga Eko Ricky Susanto mengatakan situasi geopolitik saat ini membuat harga minyak dunia belum menunjukkan tanda-tanda penurunan signifikan.
“Karena kalau tidak kondisi ini akan berdampak seperti sekarang, harga Pertamax dan lain-lain itu akan berkisar antara di angka Rp 18-20 ribuan,” ujar Eko, Jumat (11/9).
Eko berharap harga minyak dunia dapat kembali turun ke level US$60-US$70 per barel seperti sebelum eskalasi geopolitik. Lonjakan harga minyak dunia terjadi seiring kembali memanasnya konflik Amerika Serikat dan Iran.
Pada perdagangan Kamis (10/9), harga minyak bahkan sempat menembus US$108 per barel. (*)