Jakarta, NARAYAMedia.com – Kelangkaan BBM masih terjadi di sejumlah wilayah Sulawesi Selatan dalam beberapa pekan terakhir. Antrean panjang terlihat di sejumlah SPBU di Makassar dan daerah sekitarnya, bahkan sempat memicu keributan antara pengendara dan operator SPBU di Maros.
Pemerintah Kota Makassar mengambil langkah dengan menerapkan work from home (WFH) bagi ASN pada 14–15 September 2026. Sementara itu, Pertamina Patra Niaga menambah kapasitas pelayanan di sejumlah SPBU untuk membantu mengurai antrean.
Pada Minggu (13/9) antrean kendaraan masih terjadi, salah satunya di SPBU Jalan AP Pettarani. Antrean rata-rata dipenuhi oleh kendaraan roda empat dan truk yang hendak mengisi solar.
Untuk mengatasi persoalan tersebut, Dinas ESDM Sulawesi Selatan menerapkan sistem ganjil-genap untuk pengisian BBM di seluruh SPBU. Pemerintah juga mengatur ulang jadwal pengisian bagi truk serta menerapkan pembatasan berdasarkan indikator BBM pada kendaraan.
“Alhamdulillah hari ini, kita lihat bersama sudah tidak lagi separah sebelumnya soal antrean kendaraan. Sudah mulai melandai,” ujar Staf EBT Dinas ESDM Sulsel Ahmad.
Kebijakan tersebut berlaku mulai 13 – 20 September 2026 dan akan dievaluasi bersama pihak terkait. (*)