Von der Leyen Ngotot Dorong Kanada Masuk Anggota Asosiasi Uni Eropa

Presiden Komisi Eropa, Ursula von der Leyen dan PM Kanada Mark Carney. (NARAYA Media/Dok. European Union, 2026, CC BY 4.0, via Wikimedia Commons)

Moskow, NARAYAMedia.com – Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen kembali menegaskan usulan agar Kanada menjadi anggota asosiasi pertama Uni Eropa. Walau negara anggota Uni Eropa telah menolak istilah tersebut dalam rancangan pernyataan bersama dengan Kanada.

“Maka itu, kami membahas gagasan agar Kanada menjadi anggota asosiasi pertama Uni Eropa. Gagasan kami sederhana, yakni asosiasi tanpa keanggotaan. Kami dapat membangun kemitraan yang lebih dekat dengan keanggotaan daripada apa pun yang pernah kami lakukan sebelumnya,” kata von der Leyen dalam KTT Uni Eropa-Kanada di Montreal, Kamis (29/10/2026), dikutip NARAYAMedia.com, Jumat (30/10/2026).

Namun demikian, sejumlah laporan media menyebut formulasi awal tersebut mendapat keberatan dari beberapa pemerintah negara Uni Eropa. Sejumlah pemerintah negara Eropa menyatakan Komisi Eropa tidak berkonsultasi dengan mereka sebelumnya.

Negara-negara tersebut juga menilai istilah “anggota asosiasi” tidak memiliki makna hukum jelas dan dapat menciptakan preseden yang tidak diinginkan bagi negara-negara lain.

Dalam rancangan deklarasi Uni Eropa-Kanada yang diperbarui, istilah anggota asosiasi diganti dengan pernyataan mengenai niat membangun asosiasi Kanada yang semakin erat dengan UE, tanpa menjadi anggota penuh.

Kedua pihak berencana menentukan isi hubungan tersebut pada KTT Uni Eropa-Kanada berikutnya pada 2027. Meski demikian, von der Leyen tetap secara terbuka mempertahankan konsep awal. 

Dalam pidatonya, dia menguraikan kemitraan yang mencakup regulasi politik, kerja parlemen dan pengadilan, serta partisipasi Kanada dalam program Eropa. Program tersebut mencakup bidang pendidikan, ilmu pengetahuan, kecerdasan buatan, energi, dan pertahanan. (*)

Share This Article

Related Posts