28 Penerima Bansos Ketahuan Main Judol Rp1 Miliar, Kok Bisa?

Petugas motret warga penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten, Serang, Banten. (NARAYA Media/Dok. ANTARA)

Jakarta, NARAYAMedia.com – Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengungkap temuan penerima bantuan sosial (bansos) yang terindikasi melakukan transaksi judi online (judol). Berdasarkan penelusuran Kemensos bersama PPATK, terdapat 28 transaksi dengan nilai di atas Rp1 miliar.

Salah satu penerima bansos bahkan tercatat memiliki nilai transaksi hingga Rp2,6 miliar, yang dilakukan oleh satu orang. Selain itu, Kemensos juga mencatat terdapat ratusan ribu transaksi dalam berbagai rentang nominal.

Sebanyak 759.811 transaksi berada di kisaran Rp100 ribu hingga Rp1 juta. Sedangkan 575.777 transaksi tercatat pada rentang Rp1 juta hingga Rp10 juta.

Gus Ipul menyebut nilai transaksi tersebut memiliki rata-rata sekitar Rp1,9 juta. Namun, terdapat sejumlah transaksi dengan nominal jauh lebih tinggi, termasuk yang mencapai miliaran rupiah.

“Yang tertinggi berapa? Jadi ada yang sampai 2,6 miliar yang tertinggi itu. Jumlahnya berapa? Rata-ratanya 1,9 juta,” ujar Gus Ipul, dikutip NARAYA Media, Jumat (4/9). (*)

Share This Article

Related Posts