Jakarta, NARAYA Media – Eks Pangkostrad Kivlan Zen mengalami luka di tangan kiri ketika memimpin orasi massa yang menolak eksekusi Hotel Sultan, Jakarta, Kamis (18/6) siang. Diketahui, luka itu terjadi usai tangannya tergores kawat berduri yang dipasang di sekitar area hotel.
Kivlan mengungkapkan insiden itu terjadi saat dirinya sedang berunding dengan Kapolres Metro Jakarta Pusat. Diakuinya, dorongan dari massa di belakang membuat tangannya tidak sengaja mengenai kawat berduri.Â
“Karena ada dorongan-dorongan dari belakang, saya mau begini langsung kena kawat berduri,” katanya, di depan awak media.
Kivlan menegaskan luka yang dialaminya tidak serius. Hanya sebatas luka goresan. Kivlan berkelakar bahwa luka itu menjadi bentuk perjuangan hingga membekaskan luka.
“Cuma gores saja tapi enggak apa-apa. Jadi, ada sumbangan darah saya untuk ini, untuk perjuangan. Ada sumbangan darah,” jelasnya.
Setelah insiden tersebut, Kivlan langsung dievakuasi oleh pendukung Hotel Sultan. Serta beberapa orang lainnya untuk mendapatkan perawatan medis. (*)