JAKARTA, Naraya Media – Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) kedatangan kosakata baru lawan kata ‘kapital’. Tim penyusun KBBI dari Badan Bahasa memasukakan lawan kata ‘kapital’ yakni ‘kapitil’.
Mengutip lama KBBI, ‘kapitil’ sendiri memiliki arti: cak kecil (tentang huruf a, b, c dan seterusnya.) Secara harfiah, ‘kapitil’ punya makna huruf kecil.
Menurut Kepala Redaksi KBBI Badan Bahasa Dewi Puspita kata ‘kapitil’ bukan kata baru. Melainkan sudah sering digunakan oleh Badan Bahasa. “Kapital dan kapitil adalah salah satu contoh dari fonestem ini,” kata Dewi, dalam keterangan resmi, Selasa (6/1).
Lebih lanjut, Dewi menjelaskan bahwa istilah ‘kapitil’ dalam kajian linguistik termasuk ke dalam kategori fonestem. Hal ini yang mengacu pada Kamus Merriam-Webster.
Fonestem merupakan kesamaan bunyi tertentu yang kerap muncul dalam sekelompok kata. Salah satu contoh kata fonestem seperti centong dan canting, ngakak dan ngikik, serta cekakak dan cekikik. (*)
Penulis: Wildan Adil Hilba