Jakarta, NARAYAMedia.com – Seorang sopir bernama Aris Sanda, warga asal Toraja, dilaporkan tewas ditembak kelompok bersenjata di jalur Trans Wamena–Nduga, Papua Pegunungan, Selasa (15/9).
Peristiwa disebut terjadi sekitar pukul 09.25 WIT ketika korban sedang membawa penumpang dari Wamena menuju wilayah Mbua. Sebelum penembakan, kendaraan korban dilaporkan dihadang di kawasan Tanjakan Gunung Boy.
Sejumlah penumpang diperintahkan turun, sementara Aris tetap ditahan. Dalam video yang beredar seorang pria tampak diminta menyampaikan pernyataan mendukung Papua merdeka.
Kelompok TPNPB Kodap III Ndugama Darakma di bawah pimpinan Egianus Kogeya kemudian mengklaim bertanggung jawab atas penembakan tersebut.
Melalui juru bicaranya, Sebby Sambom, kelompok itu menuduh korban sebagai intelijen militer Indonesia yang bekerja sebagai sopir. (*)