Riyadh, NARAYAMedia.com – Serangan yang menargetkan Bandar Udara Internasional King Khalid di Riyadh, ibu kota Arab Saudi, pada Sabtu (10/10) telah menewaskan 12 orang dan melukai 309 orang lainnya, dan memicu penangguhan pengoperasian bandara, demikian disampaikan Otoritas Umum Penerbangan Sipil Arab Saudi.
Dalam sebuah pernyataan, otoritas tersebut mengatakan serangan terjadi di tengah berlanjutnya serangan terhadap fasilitas penerbangan sipil di negara kerajaan itu. Pihak berwenang masih berupaya memastikan jumlah pasti korban luka.
Pengoperasian bandara untuk sementara dihentikan sambil menunggu penilaian kerusakan dan pemeriksaan keselamatan, kata otoritas tersebut, seraya menambahkan bahwa informasi terbaru akan disampaikan kemudian.
Suara ledakan terdengar di Terminal 3 bandara pada sore hari, sementara asap sempat terlihat membubung di dekat terminal. Menurut saksi mata, orang-orang di bandara dievakuasi.
Kelompok Houthi Yaman berulang kali menargetkan bandara tersebut dalam beberapa hari terakhir. Serangan terbaru ini terjadi di tengah eskalasi tajam konflik di Yaman, tempat pasukan pemerintah yang didukung Arab Saudi bertempur melawan kelompok tersebut.