JAKARTA, Naraya Media – Bulan suci Ramadan 1447 H yang diprediksi jatuh pada pertengahan Februari 2026 disambut semangat produktif sejumlah musisi Indonesia.
Salah satunya seorang musisi, gitaris, pencipta lagu, dan arranger Cahyo Tyo. Tidak hanya berfokus pada ibadah, Cahyo terlihat sudah mulai sibuk mempersiapkan karya terbaru.
Ia juga sekaligus merencanakan jadwal panggung sesuai suasana bulan puasa.

Dalam persiapan Ramadan tahun ini, Cahyo mengakui ingin fokus diri pada penguatan spiritual dan pembenahan diri secara menyeluruh.
“Seperti mulai meningkatkan kualitas ibadah dengan memperbanyak puasa sunnah. Lalu, tadarus Al-Qur’an, memperbanyak dzikir, serta rutin ikut kajian agar lebih siap secara ilmu dan hati,” kata Cahyo, kepada NARAYA Media, Selasa (17/2).
Meski demikian, ada karya musik yang segera ia siapkan untuk menyambut Ramadan 2026.
Apa saja?
“Tentunya, saya akan merilis versi akustik dari lagu religi yang telah dipersiapkan berjudul “Ramadan Bulan Pengampunan”,” tambahnya.
Prioritas Utama
Cahyo menambahkan, versi akustik dari lagu ini dipilih agar nuansanya lebih hangat, intim, dan menyentuh.
Sehingga, lanjutnya, pesan spiritual dalam lagu dapat lebih terasa dan relevan dengan suasana Ramadan.
Di sisi lain, walau ramadan ini dihiasi oleh kesibukan karya musik baru, Cahyo punya cara khusus guna menyeimbangkan antara jadwal bermusik dengan fokus ibadah di bulan suci.
“Saya menerapkan manajemen waktu lebih disiplin dan selektif dalam menerima pekerjaan. Selama Ramadan, jadwal off-air dan studio diatur agar tidak berbenturan dengan waktu ibadah wajib maupun sunnah,” paparnya.

Tak hanya itu, lanjut Cahyo, waktu sahur, berbuka, tarawih, dan tadarus, juga menjadi prioritas utama. “Prinsipnya adalah tetap profesional dalam bekerja, namun tidak mengorbankan kualitas ibadah,” tambahnya.
Adapun, selama Ramadan 2026, Cahyo bakal mengurangi jadwal manggung agar dapat lebih fokus beribadah dan melakukan refleksi diri.
“Ramadan ini saya manfaatkan sebagai momentum untuk memperbaiki kualitas keimanan, memperbanyak amal, dan memperdalam kedekatan dengan Allah,” ucapnya.
Sebagai penutup, apa satu kata untuk Ramadan 2026 bagi Cahyo? “Bersih,” imbuhnya. (*)