Jakarta, NARAYAMedia.com – Pemimpin de facto sekaligus Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman (MbS), tegas menolak desakan Israel untuk melakukan operasi militer bersama dalam melawan kelompok Houthi di Yaman.
Penolakan tetap disampaikan Riyadh meskipun pihak Tel Aviv telah berupaya keras membujuk Arab Saudi melalui mediasi dengan Amerika Serikat.
Dikutip dari laporan media israel Haaretz, MbS enggan menerima bantuan militer dari Israel demi menghindari gejolak dan reaksi negatif dari masyarakat Saudi.
Inisiatif kerja sama militer ini sejatinya menjadi strategi Israel untuk mempererat hubungan bilateral. Sekaligus membuka jalan menuju kesepakatan normalisasi hubungan formal dengan Arab Saudi.
Namun, Pemerintah Arab Saudi menegaskan kembali posisinya bahwa normalisasi hubungan dengan Israel hanya dapat terwujud jika konflik Palestina telah terselesaikan. Termasuk pembentukan negara Palestina yang merdeka. (Ayu/Intership)