Viral Mahasiswa Alor Curhat Beras Mahal, Mentan Amran Langsung Hubungi Bulog

Jakarta, NARAYA Media – Seorang mahasiswa asal Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT), menyampaikan keresahannya soal mahalnya harga beras di daerah asalnya langsung kepada Menteri Pertanian Amran Sulaiman.

Mahasiswa bernama Adrian Nopadama itu menjelaskan, akses menuju kampung halamannya hanya mengandalkan transportasi kapal. Kondisi tersebut membuat distribusi beras semakin sulit, terutama saat musim hujan.

“Kebutuhan beras kami sekitar 24-26 ton per tahun. Sedangkan kami cuma bisa produksi 10%. Sehingga harga beras sering naik dan mahal,” ujar Adrian, Jumat (7/8/2026).

Mendengar keluhan tersebut, Amran langsung menghubungi Direktur Utama Bulog untuk menindaklanjutinya. Ia juga memastikan harga beras yang didistribusikan tetap merata di angka Rp12.500 per kilogram.

Share This Article

Related Posts