Moskow, NARAYA Media – Pemerintah Italia menyatakan siap bekerja sama dengan para mitranya demi memastikan keselamatan navigasi di Selat Hormuz di tengah kesepakatan antara Amerika Serikat dan Iran. Demikian penjelasan Perdana Menteri Italia, Giorgia Meloni, Senin (15/6).
“Kami siap, bersama dengan para mitra kami dan tanpa mengabaikan izin yang diperlukan dari Parlemen, untuk berkontribusi dalam kehadiran angkatan laut internasional guna mendukung pembukaan kembali Selat Hormuz secara penuh,” jelas Meloni.
Menyusul pengumuman kesepakatan tersebut, Prancis, Jerman, dan Inggris, menurut Giorgia, juga bersiap mencabut sanksi terhadap Iran setelah terciptanya perdamaian antara Teheran dan Washington.
Dia menyampaikan terima kasih kepada pemerintah Qatar dan Pakistan atas peran mereka sebagai mediator dalam negosiasi tersebut. Sembari mencatat bahwa saat ini ada peluang unik untuk mewujudkan perdamaian.
“Seperti di masa lalu, Italia siap mendukung proses diplomasi menuju kesepakatan yang komprehensif. Prinsipnya jelas: Iran tidak boleh memperoleh senjata nuklir dan kebebasan navigasi harus dijamin,” tukas Meloni.
Sebelumnya, pada Minggu (14/6), Presiden AS Donald Trump dan Wakil Menteri Luar Negeri Iran Kazem Gharibabadi mengonfirmasi bahwa penyusunan nota kesepahaman (MoU) telah selesai. Dokumen itu rencananya akan ditandatangani di Swiss pada 19 Juni 2026. (*)