Geger Hafalan Al-Qur’an demi Miras di Konser Musik, Polisi Panggil EO-MC

ILUSTRASI - Konser musik. (NARAYA Media/Dok. diginationid)

Jakarta, NARAYA Media – Polisi menyelidiki dugaan penistaan agama terkait promosi minuman keras (miras) melalui tantangan hafalan Surah Ad-Dhuha di konser The Sounds Project (TSP), Ancol, Jakarta Utara, pada Jumat (7/8/2026) lalu. 

Polisi telah memanggil pihak event organizer (EO) dan pemandu acara (MC) untuk dimintai klarifikasi. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan pemeriksaan terhadap EO dan MC dijadwalkan pada hari ini, Selasa (11/8/2026). 

“Hari ini, Selasa, 11 Agustus 2026, penyidik menjadwalkan klarifikasi terhadap pihak EO dan MC acara,” jelasnya, kepada NARAYA Media.

Polisi juga berkoordinasi dengan pihak The Sounds Project dan pemilik booth minuman yang menggelar tantangan tersebut.  “Polsek Pademangan berkoordinasi dengan penyelenggara dan pemilik booth untuk membantu kelancaran proses hukum,” kata Budi.

Penyidik masih mendalami kejadian tersebut dan akan melengkapi administrasi penyelidikan sebelum melakukan gelar perkara. Masyarakat yang ingin melaporkan peristiwa itu juga difasilitasi oleh kepolisian. (*)

Share This Article

Related Posts