Momen Universitas Modern Pertama di China Rayakan HUT ke-130

Seorang peserta membaca salinan koran kampus Universitas Tianjin di Peringatan 130 Tahun Konferensi tentang Pengembangan Berkualitas Tinggi Universitas Tianjin (Universitas Peiyang) di kampus Peiyang Park Universitas Tianjin di Tianjin, China utara, pada 2 Oktober 2025. (Narayamedia/Dok. Xinhua/Antara)

JAKARTA, Narayamedia – Acara peringatan 130 tahun berdirinya Universitas Tianjin digelar di Tianjin, China utara, pada Kamis (2/10) lalu, diikuti partisipasi dari alumni dan tamu dari dalam dan luar China dan berbagai lapisan masyarakat.

Didirikan pada 1895 sebagai Universitas Peiyang, Universitas Tianjin merupakan universitas modern pertama di China dan mulai dikenal dengan namanya saat ini sejak 1951. Demikian seperti dikutip dari Antara, Minggu (5/10.

Presiden China Xi Jinping, yang juga menjabat Sekretaris Jenderal Komite Sentral Partai Komunis China (Communist Party of China/CPC) sekaligus Ketua Komisi Militer Sentral China, menyampaikan ucapan selamat kepada para dosen, mahasiswa, dan alumni universitas tersebut.

Para dosen dan mahasiswa Universitas Tianjin baru-baru ini menulis surat kepada Xi, menyatakan tekad mereka untuk mengembangkan talenta secara mandiri dan mencapai kemandirian serta kekuatan yang lebih besar dalam ilmu pengetahuan dan teknologi.

Dalam surat balasannya tertanggal Selasa (30/9), Xi menggambarkan peringatan tersebut sebagai titik awal baru bagi universitas dan menyerukan kepada para dosen dan mahasiswa untuk fokus pada kebutuhan strategis nasional yang utama.

Dia berharap mereka memperdalam reformasi dalam pengajaran dan penelitian ilmiah, memperkuat upaya dalam penelitian dasar, dan mencapai terobosan yang lebih besar dalam ilmu pengetahuan dan teknologi.

Xi juga mendesak mereka untuk meningkatkan kualitas pengembangan talenta, melayani kemajuan ekonomi dan sosial dengan lebih baik, serta berkontribusi pada upaya negara dalam membangun sistem pendidikan yang kuat, memperkuat kekuatan ilmiah dan teknologi, serta mendorong modernisasi China. (*)

Share This Article

Related Posts