Dalam Waktu 6 Hari, 600 Unit Huntara di Aceh Tamiang Siap Serah Terima

Hunian Huntara. (Naraya Media/Dok. ist)

JAKARTA, Naraya Media – Presiden Prabowo Subianto memastikan bahwa hunian sementara (huntara) Danantara di Kabupaten Aceh Tamiang sudah bisa digunakan oleh korban bencana banjir dan longsor. Huntara itu dibangun oleh PT Adhi Karya (Persero) dalam kurun waktu enam hari melalui pekerjaan tiada henti.

Pembangunan huntara juga disertai dengan berbagai fasilitas pendukung. Seperti 120 unit toilet, 14 unit dapur umum, taman bermain anak-anak, musala, wifi, dan listrik. Dalam pidatonya, Prabowo menyampaikan keseriusan pemerintah mengenai bencana banjir di Sumatra. Khususnya Aceh Tamiang.

“Danantara membuktikan dalam delapan hari bisa membangun 600 hunian yang menurut saya cukup baik. Fokus kita adalah bisa mengurangi dan meringankan penderitaan rakyat,” kata Prabowo saat meninjau huntara di Aceh Tamiang, Kamis (1/1) kemarin.

Meski dibangun dengan cepat, huntara dipastikan dibangun sesuai standar keamanan dan kenyamanan sebelum hunian ditempati.

Direktur Utama PT Adhi Karya, Moeharmein Zein Chaniago menyampaikan bahwa percepatan pembangunan dengan sistem kerja 24 jam nonstop melibatkan tenaga terampil dan pekerja lokal sekitar Aceh Tamiang.

Lebih lanjut, CEO Danantara, Rosan Roeslani, menyampaikan bahwa 600 unit huntara akan diserahkan ke korban bencana pekan depan. Diketahui, pembangunan ini menggunakan CSR BUMN senilai Rp1 triliun. Saat ini pengeluarannya telah menembus Rp655 miliar.

Penulis: Wildan Adil Hilba

Share This Article

Related Posts