JAKARTA, Naraya Media – Imelda Budiman, yang dikenal sebagai mantan kontestan Mrs World 2013, kembali menarik perhatian publik melalui kisah perjalanan luar negerinya yang menawan. Menutup akhir tahun 2025 lalu, Imelda dan keluarga memilih destinasi French Riviera di Prancis pada 23–31 Desember 2025.
Diketahui, French Riviera, atau dikenal sebagai Côte d’Azur terletak di Prancis tenggara. Ini merupakan tempat untuk menikmati liburan yang penuh gaya mewah dan pesona Mediterania.
Melalui unggahan di media sosialnya, Imelda membagikan berbagai momen indah dari kunjungannya ke beberapa kota ikonis di sepanjang garis pantai yang berbatasan dengan Italia dan Laut Mediterania itu.
Momen ini terasa sangat istimewa. Pasalnya, ia bisa berkumpul dan menikmati kebersamaan di tengah suasana Natal dan pergantian tahun bersama keluarga.
“Kedua putri saya yang kini sudah bekerja di New York City. Juga putra kami yang sudah SMA memiliki jadwal kegiatan yang padat. Sehingga waktu terbaik keluarga kami untuk bisa berlibur panjang adalah saat Thanksgiving di November atau Natal di Desember. Itulah yang membuat perjalanan ini terasa begitu berharga—sebuah luxury of time yang cukup panjang yang bisa kami nikmati,” jelas runner up Mrs Asia USA 2013 ini, Sabtu (24/1).

Kota pertama yang ia kunjungi adalah Nice, kota pelabuhan utama di Riviera Prancis (Côte d’Azur) tepi Laut Tengah, yang dekat dengan perbatasan negara Itali.
“Sebenarnya 9 tahun lalu, saya dan suami sudah pernah ke Nice. Namun, baru kali ini kita datang bersama anak-anak, and it feels so special,” ujar wanita yang belum lama ini masuk nominasi AIFFA 2025 di kategori Best Suporting Actress di film Buen (Way Back Home) pada 12-15 November 2025.
Selanjutnya, dari Washington DC, Imelda terbang langsung ke Nice. Lalu, mengikuti tur lokal, kami mengunjungi Èze village, sebuah desa kecil yang mempesona, dan singgah ke pabrik parfum Fragonard penuh aroma khas Prancis.
“Sangat menarik. Ternyata banyak juga bunga dari Indonesia juga yang mereka impor dan olah menjadi perfume. Berikutnya, kita ke Cannes untuk melihat langsung lokasi ikonik Cannes International Film Festival, hingga menyusuri Antibes dan Monte Carlo yang elegan,” jelas Imelda, yang kini tinggal di Washington DC, Amerika Serikat.
Dari Nice, Imelda menyewa mobil dan melakukan perjalanan darat sekitar dua jam menuju Saint-Tropez juga ke Menton. St Tropez adalah pelabuhan yang terkenal dengan yacht clubs mewahnya. Juga café cantik berwarna pastel dengan suasana jet-set.
“Kami sempat juga melihat memorabilia Brigitte Bardot (artis Perancis terkenal di tahun 1950-an dan ikon fashion) di Gendarmerie National,” tambahnya bersemangat.

Sedangkan Menton, terkenal dengan sebutan Lemon Capital of France. Mereka mengadakan Fête du Citron (Festival Lemon Dunia) tahunan setiap bulan Februari.
Perjalanan Terasa Aman-Nyaman
“Kita cukup menggunakan SIM Amerika Serikat. Jalan sepanjang Riviera juga tenang, tidak macet. Satu-satunya tantangan kecil adalah soal parkir karena gedung parkir di sana cenderung sempit dengan banyak pembatas temboknya. Situasi itu sempat membuat suami saya sedikit stres. Tapi, justru menjadi cerita lucu yang kini kami kenang dengan senyum. Satu pengalaman penting bahwa jika mau sewa mobil di French Riviera, sewalah mobil yang mungil,” jawabnya.
Imelda mengaku memilih French Riviera sebagai destinasi juga karena pertimbangan cuaca. Menurutnya, bulan Desember di Eropa memang identik dengan musim dingin. Bahkan di beberapa wilayah, suhunya bisa sangat ekstrem. Namun, ada beberapa destinasi yang suhunya cukup hangat.
“Untuk itu, pada Desember ini, kami selalu memilih destinasi dengan iklim yang lebih bersahabat sekitar 55–60°F. Seperti Yunani, Portugal, Spanyol, dan tentu saja French Riviera,” tambah artis yang pernah berakting di film Matadewa dan Pariban: Idola dari Tanah Jawa itu.

Imelda menjelaskan hal menarik lainnya selain udara segar dan suhu nyaman, yakni suasana tenang dari hiruk pikuk, yang menenangkan jiwa.
“Keuntungan berlibur di bulan Desember adalah suasana yang tidak terlalu ramai oleh wisatawan, sehingga kami bisa menikmati kota-kota cantik ini dengan lebih intim. Termasuk berjalan santai menyusuri Christmas Market di setiap kota,” kata Imelda yang hampir 27 tahun menetap di Amerika Serikat ini.
Salah satu pengalaman paling berkesan Imelda adalah mengikuti electric car tour di Nice. “Itu semacam golf cart yang dipandu. Kita berkeliling kota Nice dan perbukitannya selama hampir dua jam. Bersyukur sekali karena cuaca juga sangat bersahabat, cerah, tanpa hujan sama sekali. Sebuah anugerah kecil yang membuat perjalanan semakin sempurna,” ungkapnya.
Proyek Film di 2026
Setelah French Riviera, ada rencana ke destinasi mana lagi? Ternyata, setelah dari Prancis, Imelda akan segera kembali ke Indonesia.
“Mohon doanya, ya. Jika Tuhan berkehendak, kami tengah mempersiapkan sebuah proyek film. Kolaborasi Shanaya Films & Avarta Media. Film ini mengangkat kisah nyata seorang wanita dengan hidupnya yang kompleks–sebuah cerita yang kuat, emosional dan penuh refleksi tentang kemanusiaan. Sudah saya rindukan terjadi sejak 8 tahun lalu. Stay tuned karena proyek ini bukan sekadar tontonan, melainkan pengalaman batin bagi semua generasi,” tambahnya.

Bagi Imelda, traveling bukan sekadar berpindah tempat. Melainkan tentang menciptakan kenangan, merayakan kebersamaan keluarga. Serta memberi ruang bagi hati dan pikiran untuk kembali terisi.
French Riviera menghadirkan semuanya—ketenangan, kehangatan, dan rasa syukur. “Saya percaya, setiap perjalanan selalu membawa pelajaran dan inspirasi baru yang kelak dapat saya bagikan kembali melalui karya,” katanya.
Perjalanan Imelda ini tidak hanya memamerkan keindahan alam dan kemewahan French Riviera. Tetapi, juga menginspirasi para pengikutnya untuk mempertimbangkan destinasi. Di mana, “langit biru Mediterania bertemu dengan jalur bersejarah yang dinaungi pohon jeruk”. (*)