Banten, NARAYA Media – Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Provinsi Banten, siap menyelenggarakan agenda besar di tahun 2026.
Agenda tersebut terangkum mulai dari kegiatan Rapat Kerja Daerah (Rakerda), Pendidikan dan Pelatihan Daerah (Diklatda), dan Forum Bisnis Daerah (Forbisda) Tahun 2026. Kegiatan berlangsung pada Kamis-Jumat, 7-8 Mei 2026 di Hotel Horison Ultima Ratu, Kota Serang, Banten.
Adapun, kegiatan dengan tema “Kolaborasi dan Aksi Pengusaha Muda Banten untuk Indonesia Raya” ini merupakan bagian dari pelaksanaan agenda strategis organisasi dalam rangka memperkuat konsolidasi, meningkatkan kapasitas kader, hingga menyelaraskan arah kebijakan organisasi.
Diketahui, kegiatan tersebut mengusung tema penguatan ekspor dan daya saing local. Acara ini dirancang sebagai kawah candradimuka untuk para pengusaha di Banten untuk ‘naik level’.
Sejatinya, fokus utama kegiatan tersebut, nantinya bakal melahirkan generasi pengusaha unggul. Tidak hanya tangguh menghadapi tantangan ekonomi, namun juga adaptif terhadap perubahan teknologi. Serta memiliki daya saing di pasar nasional hingga internasional.
Adapun tujuan kegiatan rangkaian Rakerda, Diklatda, Forbisda BPD HIPMI Banten 2026 pada 7-8 Mei 2026 ini bertujuan memperkuat kolaborasi antarpengusaha muda di Banten. Sekaligus mendorong terciptanya lapangan kerja baru melalui sinergi dengan pemerintah.
Kemudian, Diklatda yang difokuskan untuk mencetak pengusaha tangguh dan adaptif menghadapi tantangan ekonomi digital. Berikutnya, Forbisda sebagai jembatan pengusaha muda dengan investor dan pemerintah daerah (stakeholder) guna meningkatkan kelas usaha.
Terakhir, Rakerda diharapkan menjadi ruang konsolidasi dan ruang evaluasi serta penyatuan langkah strategis pengurus HIPMI Banten untuk tahun 2026.
Memperkenalkan Provinsi Banten
Ketua Penyelenggara sekaligus Ketua Bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK) BPD HIPMI Banten, Faizal Hermiansyah menjelaskan bahwa dalam Rakerda nanti, akan dirapatkan beberapa poin menjadi sebuah program kerja yang baik.
“Intinya, dalam Rakerda 2026, di mana program kerja dari masing-masing bidang 1 hingga 12 akan dirapatkan menjadi sebuah program kerja yang baik sesuai visi misi Ketua Umum BPD HIPMI Banten, Rifky Hermiansyah. Nantinya, juga ada Diklatda, di mana ada BPP HIPMI turun dan mendidik, serta melatih kita untuk menjadi pengusaha yang tangguh,” jelas Faizal, Senin (4/5).
Setelah itu, lanjut Faizal, ada Forbisda yang menjadi rangkaian acara terakhir. Di mana, sambungnya, dengan kehadiran Forbisda, kegiatan tersebut turut memperkenalkan Provinsi Banten kepada para narasumber di acara ini.
“Mulai dari Raffi Ahmad, Kawendra Lukistian, Laja Lapian, hingga Deryansha Azhary. Di mana, mereka adalah para pengusaha nasional dan tangguh yang kita inginkan, yaitu pengusaha lokal asli Banten, untuk mendapatkan ilmu lebih dari para pengusaha tersebut,” tambah Faizal.
Seperti diketahui, rangkaian Rakerda, Diklatda, Forbisda BPD HIPMI Banten 2026 pada 7-8 Mei 2026 nanti, kedatangan sejumlah narasumber dan tokoh penting.
Hari pertama, yakni Kamis, 7 Mei 2026, Ketua Umum BPD HIPMI Banten, Rifky Hermiansyah; Gubernur Provinsi Banten, Andra Soni; Ketua Umum BPP HIPMI, Akbar Himawan Buchari.
Termasuk sejumlah calon Ketua Umum BPP HIPMI. Di antaranya, Anthony Leong (Komisaris PT PLN Indonesia Power / Caketum BPP HIPMI); Afifudin Suhaeli Kalla (COF BUKAKA / Caketum BPP HIPMI); hingga Reynaldo Bryan (COO Club of Five / Caketum BPP HIPMI). Serta pelantikan badan-badan semi otonom BPD HIPMI Se-Banten.
Mulai dari pelantikan HIPMI Institute, HIPMI Perguruan Tinggi, HIPMI Padel, HIPMI Otomotif, HIPMI Womenpreneur, HIPMI IPO, hingga HIPMI Culiner.
Sementara, di hari kedua, atau Jumat, 8 Mei 2026, ada agenda Pengumuman 5 Besar Business Plan Competition; Leadership Speech: “UMKM Banten Naik Kelas, Indonesia Naik Level” oleh Wakil Gubernur Provinsi Banten, Achmad Dimyati Natakusumah; dan Wamen UMKM RI, Helvi Yuni Moraza.
Serta pemaparan materi Forbisda oleh Menteri Pemuda dan Olahraga RI (Erick Thohir), Ketua Umum BPP HIPMI Periode 2005-2008 (Sandiaga S. Uno), Anggota DPR RI Komisi VI / Ketua Umum DPP GEKRAF (Kawendra Lukistian), dan CEO The Misoa Story (Laja Lapian).
Lalu, CEO Kasisolusi (Deryansha Azhary), 7. Rektor Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Prof. Dr. Ir. H. Fatah Sulaiman, S.T., M.T., Utusan Khusus Presiden Indonesia Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni (Raffi Ahmad), Dirut PT Sambas Dirasena Sinergi/Caketum BPP HIPMI (Ade Jona Prasetyo),
Serta Direktur Utama PT Krakatau Steel (Akbar Djohan), hingga Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Banten (Dr. Yusniar Juliana, SST., MIDEC), dan Ketua Bepro Banten (Raka Aditya). (*)