Dolar Menggila Cuma Sementara! BI Pastikan Rupiah Siap Comeback

Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo. (NARAYA Media/Ist)

Jakarta, NARAYA Media – Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo optimistis nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) akan kembali stabil.

“Yakin stabil,” kata Perry, usai menghadiri rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (18/5).

Namun begitu, Perry tak dapat memastikan kapan rupiah akan bergerak stabil. Dalam kesempatan yang sama, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melaporkan kepada Prabowo terkait kondisi ekonomi Indonesia dalam keadaan bagus.

Lalu, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) juga cukup aman untuk mendukung program prioritas. Selain itu, ia juga menyebut pondasi fiskal Indonesia dalam keadaan bagus.

Masuk Pasar Obligasi

Kementerian Keuangan akan lebih melakukan sosialisasi kepada pasar modal dan investor.

“Kondisi ekonomi bagus, anggaran juga bagus enggak ada masalah, fondasi ekonomi betul-betul bagus. Cuma nanti sosialisasi-sosialisasi lebih bagus ke pasar, ke investor juga seperti apa,” jelasnya.

Lebih lanjut, Purbaya menyampaikan pemerintah sudah masuk ke pasar obligasi untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah. Secara bertahap, pemerintah akan meningkatkan nilai investasi terhadap surat utang. Dengan begitu, aliran modal asing kembali masuk ke Indonesia. Harapannya, dapat memperkuat posisi rupiah.

Purbaya juga mengatakan, dalam waktu dekat akan dibacakan strategi fiskal berdasarkan arahan Prabowo. Nilai tukar (kurs) rupiah pada penutupan perdagangan hari ini melemah jadi Rp17.668 per dolar AS dari sebelumnya Rp17.597 per dolar AS.

Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia, hari ini juga bergerak melemah ke level Rp17.666 per dolar AS dari sebelumnya Rp17.496 per dolar AS. (*)

Share This Article

Related Posts