JAKARTA, NARAYA Media – Sekretariat Jenderal (Setjen) DPR bakal menerapkan efisiensi anggaran di lingkungan parlemen.
Langkah tersebut ditempuh menyusul wacana penghematan anggaran dan efisiensi bahan bakar minyak (BBM) yang sedang dilakukan berbagai instansi pemerintahan.
Sebelumnya, Sekretaris Jenderal DPR Indra Iskandar menyebutkan pihaknya sudah membahas sejumlah aspek penghematan sejak pekan lalu.
“Poin utama sasaran adalah pengurangan frekuensi perjalanan dinas bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan DPR,” kata Indra, kepada media, Kamis (26/3) kemarin.
Selanjutnya, untuk penghematan, pertama, yakni perjalanan-perjalanan dinas dari unsur ASN yang telah dikurangi.
“(Hanya) untuk hal-hal yang bersifat sangat urgen atau urgensitas tinggi,” lanjut Indra.
Kendaraan Operasional
Selain perjalanan dinas, DPR juga bakal memperketat penggunaan energi di area gedung.
Lanjut Indra, pihaknya sedang menyiapkan skema pemadaman listrik total malam hari jika tak ada agenda persidangan.
“Maksimum jam 20.00 WIB malam akan dimatikan. Karena belum semua gedung menggunakan building automatic system. Semua masih dilakukan manual. Ruang-ruang rapat yang tidak digunakan itu listrik, AC, lampu juga kita matikan,” jelasnya.
Sementara, terkait penggunaan BBM bagi kendaraan operasional, pihaknya masih melakukan kajian guna menekan konsumsi BBM dalam berbagai kegiatan.
“Kita belum hitung secara kuantitatif. Tapi, langkah ke sana sudah kita persiapkan dari minggu-minggu sebelum lebaran,” jawabnya. (*)