Jakarta, NARAYAMedia.com – Dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang tak kunjung usai masih menyelimuti wilayah Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan, Senin (12/10) pagi. Paparan kabut asap pekat tersebut tercatat telah berlangsung selama lima hari terakhir.
Kabut asap yang tebal terpantau menyelimuti sejumlah titik, salah satunya kawasan Kecamatan Tegal Mulyo. Kondisi ini membuat jarak pandang memburuk serta menurunkan kualitas udara di pemukiman warga.
Akibat pekatnya kabut asap, aktivitas sehari-hari masyarakat terganggu secara signifikan. Para petani lokal menjadi kelompok yang paling terdampak karena kesulitan menjalankan rutinitas pengolahan lahan.
Selain mengganggu mata pencaharian warga, kabut asap yang tebal juga memicu kekhawatiran akan meningkatkan risiko gangguan kesehatan saluran pernapasan. Mereka takut pada ancaman penyakit seperti ISPA yang rentan menyerang penduduk jika paparan asap terus berlanjut.
Masyarakat setempat berharap adanya langkah penanganan cepat pihak terkait untuk menanggulangi titik api karhutla. Langkah ini dinilai mendesak agar kualitas udara dapat segera membaik dan aktivitas pertanian kembali normal. (Ayu/magang)