NARAYAMEDIA, Jakarta – Muslimah Creative Day (MCD) 2025 akan kembali digelar pada Jumat – Minggu, 5-7 September 2025 di PIM 3 Jakarta. Menariknya, dalam event ini menyuguhkan sejumlah pembaruan yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.
Program yang digagas oleh Scarf Media ini lahir dari keresahan atas minimnya ruang apresiasi bagi karya kreatif muslimah. Terutama ketika kegiatan yang ada cenderung bersifat transaksional.
Temi Sumarlin, CEO Scarf Media menjelaskan bahwa lahirnya MCD pada 2020 berawal dari keresahan terhadap minimnya ruang apresiasi bagi karya kreatif muslimah.
“Banyak muslimah dengan karya luar biasa, tapi belum mendapatkan panggung yang tepat,” ujar Temi dalam jumpa pers di Kuningan, Jakarta, Selasa (2/12).
Pada edisi kali ini, MCD juga berkolaborasi dengan seniman asal Malang, Dus Duk Duk, yang akan menampilkan instalasi besar dari material kardus bekas. Serta ada lebih dari 100 produk kreatif.
60% Brand Pendatang
Mulai dari modest fashion, halal beauty, parfum, hingga halal tourism. “Tahun ini kami berkolaborasi dengan seniman asal Malang, Dus Duk Duk, yang akan menghadirkan instalasi seni berukuran besar dari kardus bekas,” lanjut Temi.
Di samping itu, sekitar 60 persen brand yang hadir merupakan pendatang baru yang pertama kali mengikuti pameran. Sementara itu, 40 persen sisanya berasal dari brand yang telah dikenal.
“Sekitar 60 persen brand yang ikut tahun ini adalah pendatang baru. Kami ingin industri ini terbuka dan tidak hanya diisi pemain yang itu-itu saja,” jelas Temi.
Seperti diketahui, mulai 2026, MCD akan berganti nama dengan nama baru, Creative Modest Global (CMG).
“Mulai tahun depan, kami bergerak dengan nama Creative Modest Global. Aspirasi kami adalah menjadi pusat perhatian industri modest. Bukan hanya untuk Indonesia tapi juga kawasan Asia dan dunia,” tutup Temi.
Penulis: Wildan Adil Hilba