Pemerintah Putuskan MBG hanya Diberi Selama Hari Sekolah

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan. (NARAYA Media/Ist)

JAKARTA, NARAYA Media – Pemerintah memutuskan hanya bakal memberikan Makan Bergizi Gratis (MBG) di hari-hari saat murid masuk sekolah, atau tidak diberikan ketika hari libur.

Hal itu menyusul evaluasi lintas kementerian/lembaga yang disampaikan pada rapat koordinasi terbatas di Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Pangan RI di Jakarta, Kamis (2/4) kemarin.

“Guna perbaikan, efektivitas pelaksanaan, kalau kemarin (MBG diberikan selama) 6 hari, hari libur dikasih juga. Ternyata kurang efektif. Maka, kita putuskan MBG itu (diberikan saat) hari sekolah, (murid) datang 5 hari. Kalau libur Lebaran, kalau (diberikan MBG) juga tidak efektif,” kata Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan atau Zulhas.

Berdasarkan Pedoman Tata Kelola Penyelenggaraan Program MBG Selama Libur Sekolah yang ditetapkan melalui Keputusan Kepala BGN Nomor 52.1 Tahun 2025, Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan alur distribusi MBG tetap berlanjut.

Kelompok 3B

Meski sekolah memasuki masa libur semester. Di mana, Kelompok 3B yang terdiri dari ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita tetap menerima MBG enam hari sepekan tanpa terpengaruh kalender libur sekolah.

Sementara, siswa dan santri memperoleh paket MBG sesuai mekanisme libur sekolah pada sekolah atau pesantren yang bersedia hadir untuk pendistribusian.

Menko Pangan menyebut pemerintah juga menaruh perhatian lebih pada penyaluran MBG di daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar). Juga daerah-daerah dengan tingkat stunting anak yang tinggi.

Menurut Zulhas, distribusi MBG harus dapat menyesuaikan dengan kondisi di daerah itu. Mulai dari segi kualitas menu makanan hingga jumlah pemberian ke penerima manfaat.

Sementara, sejauh ini progres pemberian MBG untuk balita, ibu hamil dan menyusui tak ada perubahan apa pun. Sebab, dinilai sudah berjalan dengan baik. (*)

Share This Article

Related Posts