Politik Gagasan Anis Matta: Saatnya Parpol Jadi Motor Perubahan Masyarakat

Ketua Umum Partai Gelora Indonesia, Anis Matta memberikan keterangan ke wartawan usai kegiatan bimbingan teknis (bimtek) anggota DPRD Partai Gelora di Jakarta, Sabtu (13/6/2026). (NARAYA Media/Dok. ANTARA)

Jakarta, NARAYA Media – Ketua Umum Partai Gelora Indonesia Anis Matta menegaskan partai politik harus kembali menjalankan fungsi sebagai mesin perubahan sosial. Bukan sekadar mengikuti arus opini publik.

“Organisasi politik pada dasarnya diciptakan untuk menjalankan misi sebagai mesin perubahan. Tugas para pemimpin adalah mendengarkan suara rakyat,” ujar Anis Matta dalam bimbingan teknis (Bimtek) anggota DPRD Partai Gelora di Jakarta, Sabtu (13/6).

Menurut Anis, tak semua aspirasi masyarakat dapat diakomodasi. Namun, seorang politikus harus memahami cara berpikir masyarakat agar dapat menghadirkan perubahan ke arah yang lebih baik.

“Kalau kita mampu mengikuti atau mengubah persepsi publik, itu baru pemimpin. Kalau kita mampu mengubah cara masyarakat hidup, itu baru partai politik. Kalau hanya mengikuti arus, kita adalah pengikut, bukan pemimpin,” ujarnya.

Anis menilai perubahan sosial merupakan fungsi penting partai politik yang mulai tergerus akibat praktik politik yang terlalu berorientasi pada modal dan kepentingan elektoral.

Pemimpin Perubahan Daerah

Menurutnya, banyak partai politik saat ini lebih berfungsi sebagai kendaraan untuk memasuki kekuasaan sehingga perannya sebagai instrumen transformasi sosial menjadi berkurang.

Maka itu, Anis meminta kader Partai Gelora yang duduk sebagai anggota legislatif memposisikan diri sebagai pemimpin perubahan di daerah masing-masing.

Ia menegaskan keberhasilan partai politik tidak semata-mata ditentukan oleh besarnya sumber daya yang dimiliki. Melainkan juga kemampuan menghadirkan gagasan yang mampu menggerakkan masyarakat.

Anis mencontohkan sejumlah organisasi kemasyarakatan yang berkembang besar meski berawal dengan sumber daya terbatas karena ditopang semangat sukarela dan tujuan perubahan yang kuat. “Kalau kita mampu mengubah cara masyarakat hidup, itu baru partai politik,” ucap Anis. (*)

Share This Article

Related Posts