Akhirnya! PBB Beri Sinyal Positif Gencatan Senjata Lebanon-Israel

Empat tentara Israel tewas dalam baku tembak dengan kelompok Hizbullah Lebanon, pada 30 Maret 2026. (NARAYA Media/Dok. AP)

JAKARTA, NARAYA Media – Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menyambut baik pengumuman kesepakatan gencatan senjata di Lebanon. Dia menegaskan siap mendukung upaya menuju perdamaian, kata Juru Bicara PBB Stephane Dujarric pada Kamis (16/4).

“Saya baru saja berbicara dengan Sekretaris Jenderal, yang mengatakan dengan jelas menyambut baik langkah-langkah yang akan mengakhiri permusuhan dan penderitaan di kedua sisi garis biru,” ucap Dujarric dalam jumpa pers, Kamis (16/4) kemarin.

Dujarric menambahkan jika PBB, melalui misi politik dan perdamaian akan terus mendukung upaya-upaya menuju perdamaian.

Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa Presiden Lebanon Joseph Aoun dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, sepakat untuk memulai gencatan senjata selama 10 hari pada Kamis (16/4) malam untuk mencapai perdamaian.

Dampak 106.000 Orang

Selanjutnya, Trump disebut akan mengundang kedua pemimpin tersebut untuk mengunjungi Washington dan mengadakan pembicaraan yang bermakna.

Selain itu, Dujarric juga mengkonfirmasi laporan tentang penghancuran jembatan di atas bagian selatan Lebanon dari Sungai Litani, memperingatkan bahwa lebih dari seratus ribu orang telah terisolasi.

“Serangan hari ini di Jembatan Qasmiya, yang merupakan jalur penting menuju Tyre melintasi Sungai Litani, semakin memutus akses ke daerah-daerah di selatan sungai itu. Hal itu berdampak pada lebih dari 106.000 orang karena hanya satu penyeberangan yang tersedia saat ini,” tukas Dujarric.

Kantor Berita Nasional Lebanon (NNA) melaporkan pesawat Israel menyerang jembatan tersebut dua kali. Kemudian, drone Israel menyerang kendaraan di dekat jembatan sebelum serangan udara yang mengakibatkan satu orang tewas. (*)

Share This Article

Related Posts