Cegah Virus Nipah ke Yogyakarta, Bandara YIA Perketat Skrining Penumpang Internasional

Ilustrasi virus Nipah (NiV) di India. (Naraya Media/Dok. vietman.vn)

KULON PROGO, Naraya Media – PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) melalui Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) resmi memperketat pengawasan kesehatan di pintu kedatangan internasional mulai Kamis (5/2). Langkah ini diambil menyusul kewaspadaan nasional terhadap potensi masuknya virus Nipah yang kembali dilaporkan muncul di beberapa negara Asia, termasuk India.

General Manager Bandara YIA menyatakan bahwa koordinasi dengan Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) telah ditingkatkan untuk memastikan seluruh instrumen deteksi dini berfungsi optimal guna melindungi masyarakat di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Untuk mengantisipasi penularan virus zoonosis tersebut, pihak bandara menerapkan sejumlah prosedur khusus bagi pelaku perjalanan luar negeri (PPLN):

  • Pengaktifan Thermal Scanner: Setiap penumpang yang tiba wajib melewati pemindai suhu tubuh otomatis. Penumpang dengan suhu di atas 3,7 derajat Celcius akan langsung diarahkan ke ruang observasi.
  • Deklarasi Kesehatan: Penumpang diminta mengisi kartu kewaspadaan kesehatan elektronik untuk memantau riwayat perjalanan, terutama bagi mereka yang datang dari wilayah terdampak wabah.
  • Surveilans Ketat: Dinas Kesehatan Kulon Progo turut memperkuat tim surveilans di area bandara untuk melakukan deteksi dini terhadap gejala yang menyerupai flu atau radang otak akut.

Meski hingga saat ini belum ditemukan kasus konfirmasi virus Nipah pada manusia di Indonesia, pakar kesehatan dari Universitas Gadjah Mada (UGM) menghimbau masyarakat untuk tetap tenang namun waspada. Penularan virus ini diketahui dapat terjadi melalui kontak langsung dengan hewan yang terinfeksi—seperti kelelawar buah atau babi—maupun antarmanusia.

Masyarakat disarankan untuk tetap menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan segera memeriksakan diri jika mengalami gejala demam tinggi dan sakit kepala setelah melakukan perjalanan dari luar negeri. (*)

Share This Article

Related Posts